Minggu, 12 Februari 2012
0 Robot Angkatan Darat Amerika Bisa Saja Menyelamatkan 122 Nyawa
07.33 Under
Robot
From Khairul
[0 Comment]
[0 Comment]


Seperti kebanyakan komandan Angkatan Darat, Letnan Jenderal Rick Lynch mengatakan bahwa ia membutuhkan lebih banyak pasukan di Irak agar mereka dapat menyelamatkan nyawa prajurit yang berada di bawah komandonya. Walupun tidak seperti kebanyakan komandan lainnya, Lynch tidak menuntut prajurit dengan daging dan darah alias manusia, melainkan robot baja.
Letnan Jenderal Rick Lynch kehilangan 155 orang dalam pertempuran. 122 mungkin akan hidup, kalau saja AS mau mengirimkan robot dalam jumlah besar. "80 persen dari para prajurit tidak harus mati," katanya dalam sebuah konferensi 'Association for Unmanned Vehicle Systems International' baru-baru ini.
Keprihatinan Lynch memiliki pengalaman tempur baik memimpin Angkatan Darat Divisi Infanteri Ketiga di Irak, dan pengalaman akademis serta meraih gelar Magister dalam robotika dari MIT.
Dengan pernyataan serupa yang ia dibuat pada Agustus, bahwa dengan menggunakan robot perang dapat menurunkan korban sebagai akibat dari IEDs, dan bahwa robot infantri dapat menggantikan manusia dalam misi pengintaian yang berbahaya.
Beberapa robot infanteri memang telah dikerahkan ke Irak, tapi Angkatan Darat sangat membatasi penggunaannya atas pertimbangan keamanan. Tapi Lynch berpendapat bahwa tingkat teknologi saat ini sudah cukup maju untuk mengatasi masalah dengan robot agar tidak menembak orang yang salah.
0 Komputer Quantum, Teknologi Komputer Masa Depan
07.29 Under
Technology
From Khairul
[0 Comment]
[0 Comment]
Teori tentang komputer kuantum ini
pertama kali dicetuskan oleh fisikawan dari Argonne National Laboratory
sekitar 20 tahun lalu.Paul benioff merupakan orang pertama yang
mengaplikasikan teori fisika kuantum pada dunia komputer di tahun 1981. Komputer
yang biasa kita gunakan sehari-hari merupakan komputer digital.
Komputer digital sangat berbeda dengan komputer kuantum yang super itu.
Komputer digital bekerja dengan bantuan microprocessor yang berbentuk
chip kecil yang tersusun dari banyak transistor. Microprocessor biasanya
lebih dikenal dengan istilah Central Processing Unit (CPU) dan
merupakan ‘jantung’nya komputer.Microprocessor yang pertama adalah Intel
4004 yang diperkenalkan pada tahun 1971. Komputer pertama ini cuma bisa
melakukan perhitungan penjumlahan dan pengurangan saja. Memory komputer
menggunakan sistem binary atau sistem angka basis 2 (0 dan 1) yang
dikenal sebagai BIT (singkatan dari Binary Digit). Sistem
inilah yang selama ini kita gunakan saat kita mengolah informasi
menggunakan komputer. Quantum Computer atau komputer kuantum
memanfaatkan fenomena ‘aneh’ yang disebut sebagai superposisi. Dalam
mekanika kuantum, suatu partikel bisa berada dalam dua keadaan
sekaligus. Inilah yang disebut keadaan superposisi.
Dalam komputer kuantum, selain 0 dan 1 dikenal pula superposisi dari keduanya. Ini berarti keadaannya bisa berupa 0 dan 1, bukan hanya 0 atau 1 seperti di komputer digital biasa. Komputer kuantum tidak menggunakan Bits tetapi QUBITS (Quantum Bits). Karena kemampuannya untuk berada di bermacam keadaan (multiple states), untuk melaksanakan berbagai perhitungan secara simultan sehingga jauh lebih cepat dari komputer digital. Komputer kuantum menggunakan partikel yang bisa berada dalam dua keadaan sekaligus, misalnya atom-atom yang pada saat yang sama berada dalam keadaan tereksitasi dan tidak tereksitasi, atau foton (partikel cahaya) yang berada di dua tempat berbeda pada saat bersamaan. Apa maksudnya ini? Dengan sistem paralelisme perhitungan ini, kita bisa membayangkan betapa cepatnya komputer kuantum. Komputer digital yang paling canggih saat ini (setara dengan komputer kuantum 40 qubit) memiliki kemampuan untuk mengolah semua data dalam buku telepon di seluruh dunia (untuk menemukan satu nomor telepon tertentu) dalam waktu satu bulan.
Jika menggunakan komputer kuantum proses ini hanya memerlukan waktu 27menit! Saat ini perkembangan teknologi sudah menghasilkan komputer kuantum sampai 7 qubit, tetapi menurut penelitian dan analisa yang ada, dalam beberapa tahun mendatang teknologi komputer kuantum bisa mencapai 100 qubit. Kita bisa membayangkan betapa cepatnya komputer masa depan nanti. Semua perhitungan yang biasanya butuh waktu berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan berabad-abad pada akhirnya bisa dilaksanakan hanya dalam hitungan menit saja jika kita menggunakan komputer kuantum yang super canggih dan super cepat itu. Tidak dapat dinafikan lagi perkembangan komputer saat ini begitu pesatnya, meskipun komputer-komputer tersebut merupakan suatu homogenitas produk dan adopsi teknologi yang digunakan serupa, tidak bisa dipungkiri kemampuan komputer yang ada sekarang ini sudah cukup mengagumkan.
Namun, ’kedahsyatan’ kemampuan komputer tercanggih saat ini pun masih belum memungkinkan untuk membuat sebuah supercomputer yang benar-benar memiliki kecepatan super. Komputer yang benar-benar layak disebut sebagai KOMPUTER SUPER adalah Quantum Computer. Barangkali diantara anda banyak yang bertanya, apa yang dimaksud dengan Quantum Computer? Jika di-indonesiakan menjadi Komputer Kuantum. Ide Komputer Kuantum sebenarnya muncul pertama kali pada tahun 1970-an, ide ini dicetuskan oleh para fisikawan dan ahli komputer seperti Charles H. Benneth dari IBM, Paul A. Benioff dari Argonne National Laboratory, Illinoes, David Deustch (University Of Oxford) dan Richard P. Feyman dari California Institute of Technology. Dari beberapa orang tersebut, Feyman lah yang pertama kali mengajukan model bahwa sistem kuantum bisa juga untuk melakukan komputasi. Lain kata, komputer kuantum memiliki kemampuan melebihi komputer biasa.
Lalu apa yang membedakan komputer kuantum dan komputer konvensional (digital)? Jika anda pernah membaca atau mendegar kata bit. Bit ini merupakan sistem fisis yang dapat dinyatakan dalam satu diantara dua keadaan (dua nilai logik yang berbeda) : ya atau tidak, benar atau salah, 0 atau 1. Komputer yang anda gunakan sehari-hari adalah komputer digital. Komputer digital sangat berbeda dengan dengan komputer kuantum. Komputer digital bekerja dengan bantuan mikroprosesor yang berbentuk chip kecil yang tersusun dari banyak transistor, sehingga untuk melakukan perhitungan menggunakan bit ( binary digit). Sistem tersebut yang selama ini digunakan untuk mengolah informasi menggunakan komputer. Dalam quantum computer memanfaatkan superposisi. Dalam mekanika kuantum, suatu partikel bisa berada dalam dua keadaan sekaligus. Inilah yang disebut dengan Superposisi. Dalam komputer Kuantum, selain 0 dan 1, dikenal pula superposisi dari keduanya. Ini berarti keduanya bisa berupa 0 dan 1, bukan hanya 0 atau 1 seperti di komputer digital biasa. Komputer kuantum tidak menggunakan bits tetapi qubits ( quantum bits), hal ini dikarenakan kemampuannya untuk berada di bermacam keadaan (multiple states), ini bertujuan untuk melakukan berbagai perhitungan secara simultan sehingga jauh lebih cepat dari komputer digital.

Teknik kriptografi Quatum menggunakan hukum Ketidakpastian Heisenberg. Ide dasarnya adalah menggunakan sebuah perhitungan matematika yang sangat rumit dan tidak mungkin dipecahkan oleh orang asing, karena keterbatasan sumberdaya maupun waktu proses. Ketika ada orang asing yang berusaha masuk ke jaringa, maka ia pasti akan merusak sesuatu yang ada di dalam jaringan tersebut. Ya.. mirip produk China lah,, kalo mau udah dibuka gak bisa dibalikin lagi :D Teknik kriptografi ini cocok untuk jaringan dengan serat optik. Ketika orang asing ini mencoba membobol jaringan, foton yang ada pada jaringan akan teracak dan menyebabkan jaringan terputus. Jaringan akan membentuk jalan baru ketika jaringan semula terganggu, sehingga penerima dan pengirim pesan dapat kembali berkumunikasi dengan aman. Katanya, jaringan ini “tidak bisa ditembus”. Tapi penelitian terus dilakukan untuk mencari cara mengamankan informasi yang sifatnya sensitif. Tapi saya juga sangat yakin, para hacker, craker dan kawan2 akan juga “melakukan penelitian” sama kerasnya untuk mencari celahnya. Siapa yang akan menang?? Memang mencari pemenangnya sama sulitnya dengan memelihara sapi.
Dalam komputer kuantum, selain 0 dan 1 dikenal pula superposisi dari keduanya. Ini berarti keadaannya bisa berupa 0 dan 1, bukan hanya 0 atau 1 seperti di komputer digital biasa. Komputer kuantum tidak menggunakan Bits tetapi QUBITS (Quantum Bits). Karena kemampuannya untuk berada di bermacam keadaan (multiple states), untuk melaksanakan berbagai perhitungan secara simultan sehingga jauh lebih cepat dari komputer digital. Komputer kuantum menggunakan partikel yang bisa berada dalam dua keadaan sekaligus, misalnya atom-atom yang pada saat yang sama berada dalam keadaan tereksitasi dan tidak tereksitasi, atau foton (partikel cahaya) yang berada di dua tempat berbeda pada saat bersamaan. Apa maksudnya ini? Dengan sistem paralelisme perhitungan ini, kita bisa membayangkan betapa cepatnya komputer kuantum. Komputer digital yang paling canggih saat ini (setara dengan komputer kuantum 40 qubit) memiliki kemampuan untuk mengolah semua data dalam buku telepon di seluruh dunia (untuk menemukan satu nomor telepon tertentu) dalam waktu satu bulan.
Jika menggunakan komputer kuantum proses ini hanya memerlukan waktu 27menit! Saat ini perkembangan teknologi sudah menghasilkan komputer kuantum sampai 7 qubit, tetapi menurut penelitian dan analisa yang ada, dalam beberapa tahun mendatang teknologi komputer kuantum bisa mencapai 100 qubit. Kita bisa membayangkan betapa cepatnya komputer masa depan nanti. Semua perhitungan yang biasanya butuh waktu berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan berabad-abad pada akhirnya bisa dilaksanakan hanya dalam hitungan menit saja jika kita menggunakan komputer kuantum yang super canggih dan super cepat itu. Tidak dapat dinafikan lagi perkembangan komputer saat ini begitu pesatnya, meskipun komputer-komputer tersebut merupakan suatu homogenitas produk dan adopsi teknologi yang digunakan serupa, tidak bisa dipungkiri kemampuan komputer yang ada sekarang ini sudah cukup mengagumkan.
Namun, ’kedahsyatan’ kemampuan komputer tercanggih saat ini pun masih belum memungkinkan untuk membuat sebuah supercomputer yang benar-benar memiliki kecepatan super. Komputer yang benar-benar layak disebut sebagai KOMPUTER SUPER adalah Quantum Computer. Barangkali diantara anda banyak yang bertanya, apa yang dimaksud dengan Quantum Computer? Jika di-indonesiakan menjadi Komputer Kuantum. Ide Komputer Kuantum sebenarnya muncul pertama kali pada tahun 1970-an, ide ini dicetuskan oleh para fisikawan dan ahli komputer seperti Charles H. Benneth dari IBM, Paul A. Benioff dari Argonne National Laboratory, Illinoes, David Deustch (University Of Oxford) dan Richard P. Feyman dari California Institute of Technology. Dari beberapa orang tersebut, Feyman lah yang pertama kali mengajukan model bahwa sistem kuantum bisa juga untuk melakukan komputasi. Lain kata, komputer kuantum memiliki kemampuan melebihi komputer biasa.
Lalu apa yang membedakan komputer kuantum dan komputer konvensional (digital)? Jika anda pernah membaca atau mendegar kata bit. Bit ini merupakan sistem fisis yang dapat dinyatakan dalam satu diantara dua keadaan (dua nilai logik yang berbeda) : ya atau tidak, benar atau salah, 0 atau 1. Komputer yang anda gunakan sehari-hari adalah komputer digital. Komputer digital sangat berbeda dengan dengan komputer kuantum. Komputer digital bekerja dengan bantuan mikroprosesor yang berbentuk chip kecil yang tersusun dari banyak transistor, sehingga untuk melakukan perhitungan menggunakan bit ( binary digit). Sistem tersebut yang selama ini digunakan untuk mengolah informasi menggunakan komputer. Dalam quantum computer memanfaatkan superposisi. Dalam mekanika kuantum, suatu partikel bisa berada dalam dua keadaan sekaligus. Inilah yang disebut dengan Superposisi. Dalam komputer Kuantum, selain 0 dan 1, dikenal pula superposisi dari keduanya. Ini berarti keduanya bisa berupa 0 dan 1, bukan hanya 0 atau 1 seperti di komputer digital biasa. Komputer kuantum tidak menggunakan bits tetapi qubits ( quantum bits), hal ini dikarenakan kemampuannya untuk berada di bermacam keadaan (multiple states), ini bertujuan untuk melakukan berbagai perhitungan secara simultan sehingga jauh lebih cepat dari komputer digital.

Teknik kriptografi Quatum menggunakan hukum Ketidakpastian Heisenberg. Ide dasarnya adalah menggunakan sebuah perhitungan matematika yang sangat rumit dan tidak mungkin dipecahkan oleh orang asing, karena keterbatasan sumberdaya maupun waktu proses. Ketika ada orang asing yang berusaha masuk ke jaringa, maka ia pasti akan merusak sesuatu yang ada di dalam jaringan tersebut. Ya.. mirip produk China lah,, kalo mau udah dibuka gak bisa dibalikin lagi :D Teknik kriptografi ini cocok untuk jaringan dengan serat optik. Ketika orang asing ini mencoba membobol jaringan, foton yang ada pada jaringan akan teracak dan menyebabkan jaringan terputus. Jaringan akan membentuk jalan baru ketika jaringan semula terganggu, sehingga penerima dan pengirim pesan dapat kembali berkumunikasi dengan aman. Katanya, jaringan ini “tidak bisa ditembus”. Tapi penelitian terus dilakukan untuk mencari cara mengamankan informasi yang sifatnya sensitif. Tapi saya juga sangat yakin, para hacker, craker dan kawan2 akan juga “melakukan penelitian” sama kerasnya untuk mencari celahnya. Siapa yang akan menang?? Memang mencari pemenangnya sama sulitnya dengan memelihara sapi.
Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi
http://www.komputasi.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1209393042
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi
http://www.komputasi.lipi.go.id/utama.cgi?cetakartikel&1209393042
0 Komputer Kuantum
07.29 Under
Technology
From Khairul
[0 Comment]
[0 Comment]
Teknologi komputer merupakan salah satu teknologi yang paling cepat
mengalami perkembangan dan kemajuan. Komputer-komputer yang ada saat ini
sudah mencapai kemampuan yang sangat mengagumkan. Teori tentang
komputer kuantum ini pertama kali dicetuskan oleh fisikawan dari Argonne
National Laboratory sekitar 20 tahun lalu. Paul Benioff merupakan orang
pertama yang mengaplikasikan teori fisika kuantum pada dunia komputer
di tahun 1981.
Komputer yang biasa kita gunakan sehari-hari merupakan komputer digital. Komputer digital sangat berbeda dengan komputer kuantum yang super itu. Komputer digital bekerja dengan bantuan microprocessor yang berbentuk chip kecil yang tersusun dari banyak transistor. Quantum Computer atau komputer kuantum memanfaatkan fenomena ‘aneh’ yang disebut sebagai superposisi. Dalam mekanika kuantum, suatu partikel bisa berada dalam dua keadaan sekaligus. Inilah yang disebut keadaan superposisi.
Komputer kuantum tidak menggunakan Bits tetapi QUBITS (Quantum Bits). Karena kemampuannya untuk berada di bermacam keadaan (multiple states), komputer kuantum memiliki potensi untuk melaksanakan berbagai perhitungan secara simultan sehingga jauh
lebih cepat dari komputer digital.
Saat ini perkembangan teknologi sudah menghasilkan komputer kuantum sampai 7 qubit, tetapi menurut penelitian dan analisa yang ada, dalam beberapa tahun mendatang teknologi komputer kuantum bisa mencapai 100 qubit. Kita bisa membayangkan betapa cepatnya komputer masa depan nanti. Semua perhitungan yang biasanya butuh waktu berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan berabad-abad pada akhirnya bisa dilaksanakan hanya dalam hitungan menit saja jika kita menggunakan komputer kuantum yang super canggih dan super cepat itu.
pengaplikasian komuter kuantum pada saat ini dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Source : http://www.yohanessurya.com/download/penulis/Bermimpi_07.pdf



Komputer yang biasa kita gunakan sehari-hari merupakan komputer digital. Komputer digital sangat berbeda dengan komputer kuantum yang super itu. Komputer digital bekerja dengan bantuan microprocessor yang berbentuk chip kecil yang tersusun dari banyak transistor. Quantum Computer atau komputer kuantum memanfaatkan fenomena ‘aneh’ yang disebut sebagai superposisi. Dalam mekanika kuantum, suatu partikel bisa berada dalam dua keadaan sekaligus. Inilah yang disebut keadaan superposisi.
Komputer kuantum tidak menggunakan Bits tetapi QUBITS (Quantum Bits). Karena kemampuannya untuk berada di bermacam keadaan (multiple states), komputer kuantum memiliki potensi untuk melaksanakan berbagai perhitungan secara simultan sehingga jauh
lebih cepat dari komputer digital.
Saat ini perkembangan teknologi sudah menghasilkan komputer kuantum sampai 7 qubit, tetapi menurut penelitian dan analisa yang ada, dalam beberapa tahun mendatang teknologi komputer kuantum bisa mencapai 100 qubit. Kita bisa membayangkan betapa cepatnya komputer masa depan nanti. Semua perhitungan yang biasanya butuh waktu berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan berabad-abad pada akhirnya bisa dilaksanakan hanya dalam hitungan menit saja jika kita menggunakan komputer kuantum yang super canggih dan super cepat itu.
pengaplikasian komuter kuantum pada saat ini dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Source : http://www.yohanessurya.com/download/penulis/Bermimpi_07.pdf

Langganan:
Postingan (Atom)
TRANSLATE
Search Here
Category
POPULAR POST
-
Muhammad Zainal Arifin melaporkan KK Dheeraj serta Dewi Perssik terkait film MR BEAN KESURUPAN DEPE. Berikut kronologi menurut Zainal ...
-
Tepat pada hari minggu kemarin tanggal 11 Desember 2012, Saya dan teman-teman dari RSMABI 1 Pamekasan / SMAN 1 Pamekasan, berangkat ke S...
-
Mahasiswa jurusan Teknik Elektro Universitas Pendidikan Indonesia menciptakan kompor inovatif. Kompor itu bukan saja lebih efisien, mela...
-
Quote: INILAH.COM, Jepang - Robot pasien gigi ini mirip manusia sungguhan, tapi agak menyeramkan. Orang Jepang membuat r...
-
Sebuah planet asing yang baru ditemukan sangat istimewa karena mengorbit bintang yang tengah sekarat. Planet semacam ini dicari-cari ka...
-
TEMPO Interaktif , Boston - Insinyur dari Tufts University, Boston, Amerika Serikat, menciptakan sebuah robot yang menirukan pergerakan r...
-
TEMPO.CO , Jakarta - Penyebab kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 yang menabrak Gunung Salak mulai terkuak. Pengawas udara diduga ...
-
Apakah Anda sering merasa tidak mendapat kompensasi layak dibanding beratnya tanggung jawab yang Anda pikul? Berapa gaji yang sesuai u...
-
TEMPO.CO , Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi rupanya dibantu seorang sopir taksi dalam menangkap Neneng Sri Wahyuni di rumahny...
-
Benarkah Bentuk Alam Semesta Seperti Terompat Yang Akan Ditiup Sebagai Sankakala Saat Kiamat Senin, 20 Agustus 2012 “Sebelum kiamat data...





